Thursday, October 20, 2011

Mencari Cinta Allah.....



"Kita selalu mengucapkan cinta kepada ALLAH. Tetapi pernah tak kita terfikir, adakah ALLAH juga cinta kepada kita?"kata-kata suami di suatu petang, cukup menyentak jiwa ini.
Kuat!
Saya terdiam tidak membalas. Merenung-renung kebenaran dari bicaranya. Bukan tidak pernah terfikir, cuma selalu terlupa.
Berapa ramai manusia yang mengharap dirinya jatuh cinta, lalu setelah merasakan dirinya dicintai, membalas pula huluran kasih itu dengan cinta yang serupa. Maka jadilah mereka dua insan bercinta, saling kasih mengasihi.
Alangkah indahnya kala cinta bersemi, lebih indah bila kasih yang diberi berbalas cinta sejati.
Sebaliknya, bila cinta tidak dihirau, kasih dipandang sepi, bagai bertepuk sebelah tangan, kesakitan yang menjalar dari itu umpama menghulur sebungkus hadiah, tetapi akhirnya ia ‘mendarat’ di tempat sampah.
Sungguh pedih dan menyakitkan perasaan!
CINTA ALLAH
Namun, itu adalah tamsilan cinta sesama manusia. Tentu sahaja interpretasinya tidak sama dan sangat jauh berbeza dengan cinta kepada ALLAH Yang Maha Mencipta.
Kerana, cinta ILAHI bukan sebagaimana cinta Romeo terhadap Juliet, yang berpenghujung dengan kematiannya.
Cinta ILAHI bukan laksana cinta penuh rindu dendam dari Qais kepada Laila, sehingga hidupnya berpanjangan derita siang dan malam.
Juga, cinta ILAHI bukan umpama luahan cinta seorang jejaka kepada gadis yang diidam-idamkannya, sehingga ketika penolakan yang diterima, maka mengalirlah airmata dan hancurlah jiwa.
Sesungguhnya ALLAH SWT itu Maha Kaya. Maha suci DIA dari segala kekurangan cinta yang ada pada cinta manusia.
Andai cinta manusia banyak berakhir dengan kehancuran, rindu sesama mereka berisi kedukaan dan penderitaan, kasih yang diharapkan hanya berbalas curahan airmata dan menghancurkan jiwa, maka cinta ALLAH adalah sebalik dari semua itu.
Cinta ALLAH pasti berakhir dengan kebahagiaan.
Menyintai dan merindui-NYA berisi ketenangan dan kedamaian.
Rasa kasih kepada-NYA, walau masih mengalirkan airmata tetapi ia menghidupkan jiwa seumpama air hujan menyirami pepohonan.
Akan tetapi, berapa ramaikah yang mengambil berat akan ungkapan cinta kepada-NYA beriring rasa khuatir dan bimbang, akan berbalaskah lontaran cinta mereka kepada-NYA?

Thursday, September 22, 2011

Bersangka Baik Dengan Allah

Kehidupan tak seindah impian....kalau boleh kita memang inginkan sebuah kehidupan yang sempurna....tetapi apa jua yang berlaku dalam hidup kita...adalah ketentuan yang terbaik dari Allah untuk kita...kadang kala kita begitu sedih dengan apa yang berlaku dalam hidup kita tanpa kita sedari...kita seolah-olah tidak redha nasib yang menimpa diri kita...

Setiap kejadian Allah...ada lawannya...ada pasangannya...ada langit di situ ada bumi....ada lelaki pasangannya perempuan..bahagia pasangannya derita....hari ini kita kecewa, nikmat kegembiraan menunggu di penghujungnya...sihat yang kita rasai, akan menjelma jua kesakitan di saat usia menginjak tua....begitulah lumrah kehidupan..

Mengapalah begitu runsing dengan sedikit cubaan yang Allah turunkan pada kita, sedangkan sudah begitu lama kita menikmati kesenangan dalam hidup kita....adakah kita pernah menghitung setiap nikmat yang dapat sepanjang hidup kita hinggakah kita mudah sekali mempersoalkan mengapa Allah berikan dugaan, cubaan dan kedukaan ini...ketahuilah sedikit ujian itu bukan sekadar untuk memberi sedikit peringatan kepada kita sebaliknya menguji sejauhmana kita benar-benar ikhlas terhadap Allah...moga dengan ada cubaan yang mendatang kita menjadi lebih dekat dengan Allah dan lebih mengharapkan pengampunan dari Ilahi.

Mengapa pandangan kita hanya ke atas semata...melihat kelebihan, keseronokan, kegembiraan dan berbagai nikmat yang diraih orang lain... begitu sukar untuk menjatuhkan pandangan kita buat mereka yang jauh lebih malang dan tidak sehebat diri kita....kita merasakan diri kita amat tidak bernasib baik berbanding mereka yang mendapat apa jua yang mereka inginkan....jika kita sering melihat ke bawah...ketahuilah betapa masih ramai insan lebih malang dari kita.. ingatlah apa yang terjadi...apa yang tersurat...adalah kehendakNya jua...dan untuk kebaikan kita di hari muka..

Bersangka baiklah dengan Allah....hanya ini sahaja caranya....hati kita akan menjadi begitu tenang...jauh sekali kita berjauh hati dengan takdir hidup kita....kesusahan....kesakitan...penderitaan...kekecewaan yang kita tanggung hari ini..buahnya kebahagiaan yang kekal abadi di sana nanti...asalkan kita redha dan ikhlas menerimanya....

Friday, August 5, 2011

Selamat Datang Ramadhan



Ahlan Wasahlan Ya Marhaban...Ramadhan Kareem....bulan penuh kemuliaan dan keberkatan...bulan yang ditunggu oleh seluruh umat Islam seluruh dunia....apa yang diharapkan ramadhan kali ini dipenuhi dengan amalan yang dipandang dan diterima oleh Allah...bukan hanya sekadar amalan sementara....apa yang penting...tarbiah di bulan ramadhan mampu mendidik jiwa kita untuk mencapai darjat yang tinggi di sisi Allah.

Pesta Ibadah....itu yang selalu di sebut..sana sini ....masjid penuh dengan jemaah tidak kira lelaki atau perempuan...seronok melihat ibubapa mengusung anak-anak kecil bersama-sama mengimarahkan masjid..meskipun hanya sekadar duduk di belakang dan berlari-lari di sekitar masjid....itulah indahnya di bulan ramadhan...masing-masing berebut-berebut untuk melakukan amalan dan menambah amalan-amalan sunat.

Tapi terfikirkah oleh kita...adakah ibadah yang kita lakukan itu benar-benar memenuhi piawaian dan mendapat tempat di sisi Allah.. apa yang menjadi amalan hari ini...kita tidak menilai kualiti ibadah kita tetapi lebih tertumpu kepada kuantiti......

Moga ramadhan kali ini dapat mendidik jiwa kita untuk menjadi hamba yang bertaqwa kepada Allah dan ibadah yang dilakukan sepanjang bulan ramadhan menjadi rutin harian dan kita beristiqamah di hari-hari yang mendatang....

Wednesday, July 20, 2011

Sigma - Istikharah Cinta + Lirik Lagu



Bersaksi cinta di atas cinta
Dalam alunan tasbihku ini
Menerka hati yang tersembunyi
Berteman di malam sunyi penuh doa

Sebut nama Mu terukir merdu
Tertulis dalan sejadah cinta
Tetapkan pilihan sebagai teman
Kekal abadi hingga akhir zaman

Istikharah cinta memanggil ku
Memohon Petunjuk Mu
Satu nama teman setia
Naluri ku berkata

Di penantian luahan rasa
Teguh satu pilihan
Pemenuh separuh nafas ku
Dalam Mahabbah Rindu

Di istikharah cinta.......

Saturday, July 16, 2011

Monolog Diri.......



Sudah sekian lama aku tidak duduk sendirian..bermonolog, mendengar bicara hati.....sayu amat hati...kenapa tiba-tiba hari-hari yang perlu ku lalui penuh tabah ini menjadi kosong dan hambar sekali....Ya Allah...perasaan apakah yang melanda diri ini..hingga minda ini tak mampu lagi untuk berfikir sewarasnya....hingga mata ini tidak mampu lagi untuk melihat jelas lantaran dikaburi mutiara jernih yang tak berhenti berkolam....hingga hati menjadi zulmat....
Ya Allah keterlanjuran apakah yang tidak ku sedari ini....pasti berat benar..entah masih ada ruang keampunan untukku?..ku mengerti Ya Khaliq...ia suatu ujian dariMu untuk ku yang lemah ini..agar aku lebih menginsafi diri...lebih mengangatiMu walau di mana jua kaki ini melangkah dan berpijak...semua milikMu yang abadi...aku hanya menumpang dengan iradahMu jua...

Ya Allah aku selalu lalai, alpa dengan makrufMu.....asyik dengan dunia yang penuh dengan kemungkaran dan kebatilan...Ya Rahman...dosaku menggunung tinggi...tapi taubatku...dapatku hitung dengan jari....namun...apakah taubatku padaKu sehabis ikhlas ...atau sekadar mainan dibibirku yang penuh kepalsuan....ku bazir air mata penyesalan di malam yang kudus dan penuh hening......
Ya Ghoffur.....mengapa hati kecil ini seringkali mempersoalkan segala takdir yang tersurat...isikan semula Ya Rahim....hatiku dengan maghfirahMu...dengan kekuatan untuk aku kembali bangun...mencari semula hatiku yang hilang di kegelapan malam dalam mencari redhaMu di setiap amalanku yang terlalu sedikit buatMu....dalam setiap butir bicaraku...dalam setiap airmata yang mengalir dihujung penyesalanku.....

Ya Allah...hanya dikau yang mampu mengerti apa yang terbuku, tersirat di sudut kalbu....hanya dikau yang memahami kenapa aku begini....sedang aku pemilik hati ini...gagal untuk mengeksplorasi apakah sebenarnya yang terpenjara penjuru hati ini....
Temukan aku...Ya Rahman...dengan fitrah kebenaran...jadikan diriku ini antara hambaMu yang tabah dalam mengharumgi onak duri hidup ini...sesungguhnya aku sendiri tidak tahu dimana aku sebenarnya.....dalam kalangan hamba-hambaMu yang beriman...

Wahai diri...bangkitlah....teruskan mujahadahmu dalam mendidik nafsumu yang masih liar dan penuh dengan mazmumah...usahakanlah untuk menjadi hamba yang taat agar dirimu kelak berada di taman-taman syurga yang menjadi idaman setiap insan......ayuhlah wahai diri....jangan berlengah lagi, selagi nadi masih berdenyut dan boleh bernafas dan selagi belum terlambat........

Bicara Cinta

Abdullah bin Amr meriwayatkan beliau pernah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda. " mahukah kalian ku khabarkan siapakah di antara kalian yang paling ku cintai dan yang paling dekat denganku di hari kiamat ?.....soalan itu diulang Rasulullah s.a.w. sebanyak dua tiga kali.... Para sahabat menjawab. " Ya ...kami mahu ya Rasulullah "...kemudian baginda menegaskan.." Yang terbaik budi pekertinya di antara kalian "..
Sabda Rasulullah s.a.w. lagi."...kemuliaan seorang mukmin terletak pada penghayatan agamanya, harga dirinya terletak pada kecerdasan akal fikirannya dan kehormatannya terletak pada kebaikan budi pekertinya"...tegas baginda seterusnya..." beruntunglah orang yang telah mengikhlaskan hatinya untuk iman dan dengan keimanan itu hatinya menjadi sihat, lidahnya menjadi benar, jiwanya menjadi tenang dan budi pekertinya menjadi lurus...."
Benar sekali bicara junjungan .....CINTA itu sangat sukar dicari dan diperolehi. Bagi sesiapa yang mendambakan cinta Ilahi...dialah bakal menjadi kekasih junjungan, bertemu dan berdamping dengan baginda s.a.w. di syurga Jannatunnaim...Wallahu a'lam...

Sunday, July 10, 2011

Mendidik Emosi...




Terimalah kenyataan...bahawa umumnya wanita lebih emosi berbanding lelaki... Ya...itulah hakikatnya...wanita lebih beremosi dari lelaki...Fakta ini sepatutnya mampu meredakan lelaki berdepan dengan karenah wanita...tak kiralah wanita itu bergelar isteri ke..atau pelajar..pekerja..pentadbir atau apa-apa aje...

Kalau si isteri yang beremosi...sebagai suami perlulah membelai perasaannya..ia bukan sekadar membelai tapi mendidik perasaannya....umum tentu sudah mengerti...perasaan ini ada yang positif dan ada yang negatif...yang positif ditingkatkan dan yang negatif..nak dikawal.

Rasulullah s.a.w. pernah bersabda yang bermaksud " Kamu nasihatilah kaum wanita itu dengan baik, kerana sesungguhnya wanita itu dijadikan daripada tulang rusuk yang bengkok...dan tulang yang paling bengkok ialah yang paling di atasnya..maka jika engkau paksa untuk meluruskannya...patahlah ia...dan jika engkau biarkan sahaja..tentu selama-lamanya ia bengkok...oleh kerana itu...berbuat baiklah terhadap para wanita..."

Merajuk Pada Yang Kasih




Ingat pada Allah merupakan ibu segala ketenangan.....percayalah...bila hati terhubung dengan Allah...akan besarlah jiwa dan tinggilah cita-cita...sekaligus akan kecillah segala permasalahan dan kesusahan.

Selagi bernama manusia...kita tak akan terlepas dari ujian Allah...semakin kita dekat dengan Allah semakin banyak ujian yang menimpa...tak apalah kan ...itu semuanya untuk menguji sejauh mana kita ikhlas dengan Allah...kita hidup di dunia ni pun dengan ihsan dan iradah Allah...jadi pasrah ajelah apa jua rintangan yang mendatang....


Jika kita nak hitung segala nikmat kurniaan Allah yang telah kita guna pakai setiap hari...memang tidak terbalas dek kita...terlalu sedikit yang kita beri pada Allah berbanding apa yang kita dapat....dalam pada tu pun kita masih tak segan silu .....meminta dan terus meminta pada ilahi sedangkan amalan kita macam tu juga....tak juga bertambah-tambah...kadang-kadang malu rasa dengan diri sendiri..

Saturday, May 28, 2011

Kenapa Nafsu Degil

Dalam kitab karangan Usman bin Hassan bin Ahmad ada menceritakan Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud, " wahai akal ..mengadaplah engkau, aku ingin tahu darimu siapakah Aku ini dan siapa pula engkau ?...

Lalu akal pun menjawab...Engkau adalah tuhan yang menjadikan aku dan aku adalah hambamu yang lemah. " ...Setelah itu Allah memanggil nafsu pula datang mengadap, tetapi nafsu hanya mendiamkan diri, begitulah sehingga tiga kali ianya dipanggil barulah ia datang mengadap. Allah berfirman padanya. " Siapakah engkau dan siapakah Aku ?....

Jawab nafsu, " Engkau adalah Engkau dan aku adalah aku. " ....Allah lalu menyeksanya dalam neraka jahim selama 100 tahun kemudian Allah mengeluarkannya semula untuk disoal..Allah menyoal lagi, " siapakah engkau dan siapakah Aku?, jawab nafsu, " aku adalah aku dan Engkau adalah Engkau," ...lalu Allah memasukkannya ke dalam neraka juu' pula selama 100 tahun kemudian mengeluarkannya untuk disoal.

Kali ini barulah nafsu mengaku hakikat dirinya. Katanya, " aku adalah hambamu yang lemah dan Engkau adalah Tuhanku yang Maha Kaya."

Saturday, May 7, 2011

Pengorbanan Ibu............

Wahai wanita yang berpeluang menjadi ibu....bertuahnya anda......


Apa saja yang dijadikan Allah di dunia ini mempunyai sebab dan musabab, maka begitulah juga dengan kelahiran manusia iaitu dengan perkahwinan lelaki dan wanita itu menjadikan umat di dunia ini berkembang biak.

Tumbuh-tumbuhan tidak berhenti-henti tumbuh dan berubah, binatang sentiasa berkembang biak, air sungai terus menerus mengalir, air laut tidak pernah berkurangan, ikan-ikan di laut semakin banyak dan lain-lain lagi kebesaran dan kejadian yang dianugerahkan oleh Allah.

Inilah yang dijanjikan oleh Allah bahawa manusia yang dijadikan oleh Allah dilengkapi dengan rezekinya. Oleh kerana memelihara dan membesarkan manusia kecil itu, bukanlah satu perkara yang mudah, maka Allah telah melengkapkan kaum wanita dengan perasaan kasih sayang yang berlebihan sehingga tubuh yang lemah dan halus itu sanggup memberi pengorbanan yang tidak ternilai harganya.

Dengan perisai kasih sayang itu wanita sanggup menempuh penderitaan dalam masa mengandung, berani menggadai nyawa ketika melahirkan anak. Bersusah payah mengasuh dan mendidik sehingga anak-anak mereka menjadi insan yang sempurna.

Walaupun pengorbanan wanita itu penuh dengan kerelaan tanpa mengharap balasan dari anak-anak mereka, tetapi Allah sangat mengambil berat dan menghargai pengorbanan itu dengan perintah supaya anak-anak tidak menderhakai ibunya.

Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: " Pada suatu masa datang sorang lelaki pada Rasulullah lalu bertanya, " Ya Rasulullah, saya mempunyai seorang ibu, saya dukung dia dibelakangku, tidak pernah saya bermasam muka padanya. Saya serahkan kepadanya hasil pendapatanku, Sudahkan saya membalas jasanya.". Jawab Rasulullah: " Tidak, walaupun satu nafas panjangnya, Orang itu bertanya: " Mengapa ? Rasulullah bersabda, " kerana ibumu memeliharamu, dia suka engkau panjang umur, sedangkan engkau memeliharanya, padahal engkau suka dia lekas mati."

Itulah penghargaan yang diberikan kepada kaum ibu, kerana kerelaan mereka memikul akibat kasih sayang yang dikurniakan Allah kepada mereka bagi mengekalkan perkembangan umat manusia.

Tugas wanita yang paling berat ialah dalam membentuk peribadi anak-anak sehingga menjadi manusia bernilai tinggi, berbudi, berpengetahuan dan beragama. Ibu adalah guru terawal kepada anak-anak, sebagai seorang wanita dan ibu anda adalah contoh yang terbaik kepada anak-anak..................

Antara Keluhan Dan Kesabaran...............

Untuk renungan bersama...............

Semasa Abu Hassan mengerjakan ibadah haji, tiba-tiba ia terpandang pada seorang wanita yang berseri wajahnya lalu dia berkata, " Demi Allah, aku tidak pernah melihat wanita yang berseri wajahnya sebelum ini, tentu kamu tidak pernah menghadapi sebarang masalah."

Mendengarkan demikian, lalu wanita itu menjawab, " Apa yang kamu katakan itu tidak benar, aku sendiri sedang menanggung penderitaan yang amat sangat dan dalam masalah ini, tiada sesiapa yang boleh dipersalahkan." " Bagaimana boleh terjadi demikian, " Tanya Abu Hassan, jawab wanita itu, " Suatu hari, suamiku telah menyembelih seekor kambing dengan disaksikan oleh keempat-empat anakku.

Seorang telah berkahwin, dua masih kanak-kanak dan yang bongsunya masih menyusu. Berkatalah anakku yang tengah kepada adiknya, " kamu ingin tahu bagaimana ayah kita menyembelih kambing, " si adik pun mengangguk. maka ditelentangkan adiknya lalu disembelih.

Melihatkan darah yang mengalir, dia menjadi takut lalu lari ke dalam hutan. Akhirnya dia dimakan oleh serigala di sana. Suamiku yang pergi mencarinya di hutan turut meninggal kerana kehausan. Aku pun keluar dari rumah untuk mencari suamiku dengan meninggalkan anak kecil.

Anak itupun merangkak ke dapur lalu ditariknya periuk nasi yang sedang mendidih maka tersimbahlah air panas ke badannya lalu mati di situ.

" Berita ini sampai kepada anakku yang tua, kerana terkejut dia jatuh pengsan lalu mati. Kini tinggallah aku sebatang kara. Soal Hassan lagi, " Bagaimana kamu boleh bersabar dengan ujian yang amat hebat ini?". Jawab wanita ini, " sesungguhnya antara kesabaran dan keluhan adalah dua jalan yang berbeza.

Sabar ialah dengan memperbaiki batiniah, membersihkan hati serta menerima segala sesuatu itu kerana Allah. Adapun mengeluh adalah sifat dan tanda orang yang tidak ikhlas kepada Allah kerana dia tidak dapat menerima sesuatu itu sebagai takdir untuknya....

Thursday, May 5, 2011

Kuih Lapis Pandan

Bahan A
1 1/2 cawan tepung gandum

2 sudu besar tepung beras

2 sudu besar tepung jagung

3/4 cawan gula

3 cawan santan

1 sudu kecil garam


Bahan B

1/2 cawan jus pandan

sedikit pewarna hujau

1/2 cawan air
Caranya

Gaulkan kesemua bahan A ( bahagikan kepada 2 bahagian )

Masukkan jus pandan dan pewarna dan sebahagian bancuhan A

Tambahkan 1/2 cawan air lagi untuk bahagian A yang berwarna putih untuk diseimbangkan dengan kecairan bahan hijau.

Panaskan pengukus dan laserkan sedikit minyak ke dalam loyang.

Kukuslah selapis demi selapis sehingga masak.

Tuesday, May 3, 2011

Talam Keladi

Bahan Lapisan Bawah

Tepung jagung 65 gram dengan sedikit garam
Santan 300 ml
Gaulkan dan masukkan keladi yang dipotong ( telah direbus )

Bahan Lapisan Atas
2 camca besar tepung beras
Sedikit tepung kastad
Gula secukup rasa
Telur 1 biji
Santan
Sedikit pewarna keladi

Cara-cara:

Masukkan tepung ke dalam santan sedikit demi sedikit agar tidak berketul.
kemudian masukkan bahan yang siap digaul ke dalam loyang dan susun keladi yang telah direbus .
Kukus hingga masak.

Untuk lapisan atas.....
Gaulkan semua bahan kemudian ditapis.
Kemudian masukkan di dalam lapisan bawah tadi dan kukus hingga masak.

Monday, May 2, 2011

Bidadari Dunia.....Wanita Solehah

Bidadari merupakan salah satu anugerah Allah kepada seorang lelaki yang memasuki syurga. Bagi seorang wanita yang solehah maka bidadari bagi suaminya adalah dikalangan bidadari-bidadari kurniaan Allah dan isteri solehah merupakan ketua kepada segala bidadari tersebut.


AINUL MARDHIAH

"Ainul Mardhiah merupakan bidadari yang paling cantik di kalangan bidadari yang lain. Suatu pagi dalam bulan puasa ketika Nabi memberi targhib ( berita semangat di kalangan sahabat untuk berjihad pada Agama Allah ) sabdanya....sesiapa yang keluar di jalan Allah.....tiba-tiba dia syahid...maka dia akan dianugerahkan seorang bidadari yang paling cantik di kalangan bidadari syurga. Mendengar berita itu...seorang sahabat yang usianya sangat muda teringin untuk tahu bagaimana cantiknya bidadari tersebut...tetapi dia malu untuk bertanya kepada nabi kerana malu pada sahabat yang lain. Namun dia tetap memberi nama sebagai salah seorang yang akan keluar berjihad...sebelum zuhur, sahabat yang muda tadi turut sama tidur sebentar bersama Rasulullah dan jemaah lain..
Dalam tidurnya.....dia bermimpi berada di suatu tempat yang sungguh indah....dia bertemu dengan seorang yang berpakaian bersih lagi cantik dan wajah berseri-seri lalu sahabat muda itu bertanya..." dimanakah dia berada..." lalu lelaki itu menjawab inilah syurga....Lalu dia menyatakan hasrat untuk bertemu dengan Ainul Mardhiah...lalu ditunjukkan di suatu arah maka berjalan dia...di satu pepohon beliau mendapati ada seorang wanita yang tidak pernah dia lihat kecantikan begitu...tidak pernah dilihat di dunia ini....lalu diberi salam dan dia bertanya " adakah kamu Ainul Mardhiah ? ...wanita itu menjawab .." tidak, saya ialah khadamnya...Ainul Mardhiah ada dalam singgahsana di sana.."
Lalu dia berjalan dan memasuki satu mahligai yang cukup indah dan mendapati ada seorang lagi wanita yang kecantikannya berganda-ganda dari wanita yang pertama tadi sedang menggilap permata perhiasan di dalam mahligai...lalu diberi salam dan ditanya lagi adalah dia "Ainul Mardhiah".....lalu wanita itu menjawab......tidak, saya hanya khadamnya di dalam mahligai ini, Ainul Mardhiah ada di atas mahligai sana...lalu dinaikinya anak-anak tangga mahligai permata itu yang kecantikannya sungguh menakjubkan.....lalu dia sampai ke satu mahligai dan mendapati seorang wanita yang berganda-ganda cantik dari wanita yang pertama dan berganda-ganda cantiknya dari wanita yang kedua, dan tidak pernah dilihat di dunia.....lalu wanita itu berkata..."akulah Ainul Mardhiah, aku diciptakan untuk kamu dan kamu diciptakan untuk aku ".

Apabila lelai itu mendekatinya wanita itu menjawab, " nanti....kamu belum syahid lagi".... Tersentak dengan teguran itu sahabat itu pun terjaga dari tidurnya lalu dia menceritakan mimpinya kepada sahabat lain....namun begitu dia berpesan agar tidak menceritakan mimpi itu kepada Nabi Muhammad saw, tetapi sekiranya dia syahid barulah diceritakan mimpinya kepada Nabi... Petang itu ...pemuda tersebut bersama Rasulullah s.a.w. dan jemaah yang lain keluar berperang lalu ditakdirkan pemuda tadi telah mati syahid...

Petang tersebut juga, ketika semua jemaah pulang ke masjid, sedang mereka menunggu makanan untuk berbuka puasa, maka sahabat pemuda yang mati syahid telah bangun dan merapati Rasulullah s.a.w. lantas menceritakan mimpi sahabat Nabi yang syahid tersebut. Rasulullah menjawab benar...benar...benar sepanjang cerita tersebut. Nabi s.a..w. bersabda " memang benar cerita sahabat kamu tadi dan sekarang ini dia sedang menunggu untuk berbuka puasa di syurga"......Wallahu A'lam.....

Monday, April 18, 2011

Perbetulkan niat...





Setiap insan yang dilahirkan didunia ini mempunyai matlamat hidup masing-masing...namun begitu setiap langkah perjalanan hidup kita tidak terlepas dari cubaan dan dugaan dari Allah. Persoalannya...mampukah kita kita mengharungi setiap halangan yang mendatang...dengan tuntutan dunia ini yang semakin hari semakin mendesak kita melakukan pelbagai perubahan...


Kaum wanita adalah kaum yang amat istimewa...insan yang dilahirkan dalam segala kelemahan ini memerlukan bimbingan dan pimpinan dan insan yang bergelar lelaki...Adakah diluar sana kaum adam yang mampu untuk menjadi pemimpin yang baik .... melihat kepada dunia hari ini...kaum adam yang semakin pupus dari segi akhlak dan sahsiah yang mahmudah....rasanya amat mustahil boleh menjadi ketua dan pembimbing yang baik....tapi kuasa dan kudrat Allah tiada siapa dapat menafikannya.....hanya doa dipanjatkan agar hidayah dan petunjuk sentiasa mengiringi perjalanan hidup ini.


Begitu sukar untuk bertemu dengan sang pria yang mampu menjadi pembimbing kepada kaum hawa....jika dilihat diluar sana...betapa ramai kaum lelaki yang bergelar bapa...suami..abang...hanya melihat sahaja kemungkaran yang dilakukan oleh ahli keluarganya..dimanakah suara-suara lantang yang memperjuangkan kalimah dan syariat Islam...takutkah kalian dengan ahli keluarga sendiri sehingga tega membiarkan terus dengan kemungkaran dan kemaksiatan terhadap Allah... Betapa ramai ibubapa hari ini yang begitu berfikiran terbuka sehingga kehidupan dan pergaulan anak-anak menyerupai kaum musyrikin...berbanggakah mereka apabila dengan cara pemakaian anak-anak mereka yang sentiasa mengikut peredaran zaman...sehingga melanggar batas-batas syariat..


Apakah punca kepada permasalahan ini...ilmu dan penghayatan kepada ilmu itu merupakan satu daripada jawapan persoalan tersebut...kemajuan yang dikejar.kemewahan yang diimpikan memaksa manusia hari ini melupakan tujuan sebenar insan dilahirkan kedunia ini...." tidak aku jadikan jin dan manusia itu melainkan untuk beribadah kepadaKu "...itulah mafhum ayat yang mesti dihayati...seandainya kita sentiasa mengingati firman Allah tersebut insyaAllah hidup kita akan sentiasa berada dilandasan yang benar..sebab itu kita dianjurkan supaya sering mengingati kematian....dan itulah tanda-tanda orang yang bijak....agar dengan itu kita akan takut untuk melakukan kemungkaran terhadap Allah...


Kesedaran terhadap pentingnya ilmu semakin berkurangan...apa yang menjadi tumpuan adalah ilmu fardu kifayah semata dan meminggirkan keperluan ilmu fardu ain...kalau adapun hanyalah sekadar memenuhi tuntutan akademik semata... apa pun sebelum terlambat...betulkan niat kita agar kita tidak tersasar jauh dari matlamat hidup dan tujuan sebenar kita diberi peluang menikmati keindahan hidup yang bersifat sementara ini.......


Sebagai wanita yang bergelar ibu......jalankan tanggungjawab dengan penuh amanah dalam mendidik zuriat yang dianugerahkan oleh Allah....Buat wanita yang bergelar isteri......tumpukan ketaatan buat suami tercinta dalam usaha mendapatkan keredhaan Allah....... jua tak lupa wanita yang bergelar anak kepada ibubapa yang bertuah.... selamilah jiwa ibu kita yang sering menangis dek keterlaluan dan keterlanjuran bahasa dan tingkahlaku yang mengguris hati dan perasaan....tidak berbekaskah segala pengorbanan dan susah payah mereka membesarkan kita.........jangan lupa ....... segalanya nanti akan diperhitungkan dihadapan Tuhan Rabbul Jalil......